Medan 28 Januari 2025
Dalam semangat kemanusiaan dan solidaritas sosial, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Medan bekerja sama dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan menyelenggarakan kegiatan donor darah di lingkungan Lapas. Aksi ini menjadi bukti bahwa kebaikan dapat lahir dari mana saja, bahkan dari balik jeruji.
Kegiatan ini melibatkan petugas, staf lapas, serta warga binaan yang secara sukarela mendonorkan darah demi membantu sesama. Mengusung tema “Setetes Darah, Sejuta Arti Kehidupan”, kegiatan ini bukan hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan stok darah, tetapi juga menjadi bentuk pembinaan karakter dan nilai kepedulian sosial bagi warga binaan.
Kolaborasi ini didukung penuh oleh Dinas Kesehatan Kota Medan dan diawasi oleh tenaga kesehatan profesional untuk memastikan setiap proses pengambilan darah berjalan sesuai protokol medis yang ketat, demi keamanan dan kenyamanan semua pihak.
Kepala Lapas Kelas I Medan menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bagian penting dari program pembinaan, yang mengajak warga binaan untuk tetap memiliki rasa empati dan berkontribusi dalam kebaikan, meski sedang menjalani masa hukuman.
Ketua PMI Kota Medan, dr. Siti Maulida Nasution, menyampaikan apresiasinya atas partisipasi aktif warga binaan dan seluruh jajaran Lapas.
“Kemanusiaan tidak mengenal batas. Setiap tetes darah yang disumbangkan adalah harapan baru bagi nyawa yang sedang berjuang. Ini adalah bentuk nyata bahwa siapa pun bisa menjadi pahlawan,” ungkapnya.
Donor darah ini juga menjadi pengingat bahwa setiap orang dapat memberi kontribusi positif bagi sesama—tanpa memandang latar belakang, status, atau kondisi hidup. Dalam setiap tetes darah, tersimpan harapan dan kesempatan hidup yang baru bagi mereka yang membutuhkan.
Tagar:
#DonorDarahMedan
#PMIKotaMedan
#SetetesDarahSejutaArti
#HarapanDariBalikJeruji
#AksiKemanusiaan